Minggu, 26 April 2015

cara setting mikrotik

    Langkah-langkah konfigurasi PC Router Mikrotik :
1.  Setting IP address pada tiap Ethernet
Via Command :
-          [admin@Router TEDC] > ip address add address=192.168.0.254/24 interface=ISP
Keterangan : 192.168.0.254/24 adalah ip router yang terhubung ke modem adsl.
-          [admin@Router TEDC] > ip address add address=192.168.1.254/24 interface=LAN
Keterangan : 192.168.1.254/24 adalah ip router yang terhubung ke jaringan LAN.

2.  Setting IP address komputer client yang akan mengkonfigurasi PC Router Mikrotik. Klik kanan icon Network yang berada di kanan bawah, kemudian pilih status, pada tab general tekan properties kemudian muncul seperti gambar dibawah ini. 
Gambar 3.4 Konfigurasi ip address client

  
3.      Buka program Browser pada komputer client, lalu pada address bar isikan http://192.168.1.254 (192.168.1.254 adalah alamat ip PC Router Mikrotik) kemudian akan tampil seperti ini.
Gambar 3.5 Tampilan web mikrotik
4.    

4.      Download Winbox pada web mikrotik tersebut dengan cara meng klik tulisan Download it (berwarna biru).
5.      Kemudian jalankan aplikasi Winbox tersebut, kemudian isikan ip address router mikrotik seperti gambar dibawah ini.
Gambar 3.6 Tampilan winbox mikrotik
6.      Untuk Login isi dengan admin dan untuk password dikosongkan (default). Setelah itu klik Connect sehingga muncul tampilan seperti dibawah ini.
Gambar 3.7 Tampilan menu winbox

7.      Konfigurasi Routing Protokol, pilih klik menu IP kemudian pilih Routes kemudian muncul tampilan Route list seperti gambar dibawah ini.
Gambar 3.8 Tampilan Route list

8.      Pada Route List tersebut tekan tanda + (warna merah) kemudian akan muncul New Route pada gateway isikan 192.168.0.1 (ip modem adsl).
Gambar 3.9 Tampilan New Route
9.      Setting DNS yaitu dengan cara klik menu IP kemudian pilih DNS setelah muncul table DNS klik tab setting, kemudian isikan pada Primary DNS 192.168.0.1 (ip modem adsl). Untuk secondary DNS dikosongkan sehingga tampilan seperti dibawah ini. Kemudian tekan OK.

Gambar 3.10 Tampilan DNS Setting

10.  Setting Masquerade, pilih menu IP kemudian Firewall pilih tab NAT klik tanda + (warna merah) sehingga muncul NAT Rule, pada tab general  isikan pada Chain=srcnat , Out. Interface=ISP, kemudian pada tab Action isikan Action=masquerade setelah itu tekan OK.
Gambar 3.11 Tampilan NAT
11.  Setting Simple Queues, pilih Queues kemudian muncul Queues List pada tab Simple Queues tekan + (warna merah) , setelah itu muncul New Simple Queue, isikan name=Client 10 , target address=192.168.1.10, Target Upload Max Limit=64k, Download Max Limit=256k. (keterangan: pada settingan simple Queues tersebut terlihat bahwa client 10 dengan ip address 192.168.1.10 untuk uploadnya terlimit sebesar 64kbps dan untuk downloadnya terlimit sebesar 256kbps).
Gambar 3.12 Tampilan Simple Queues

12.  Setting web proxy, pilih menu IP kemudian klik Web Proxy, pada tab Access klik Settings kemudian akan muncul Web Proxy Settings , pada tab General isikan Src.Adress=kosongkan, Port=8080, Hostname=Proxy, centang Transparent Proxy, Parent Proxy=kosongkan, Parent Proxy Port=kosongkan, Cache Administrator=admin@tedc.net, Maximum Object Size=100000, Cache Drive=system, Maximum Cache Size=unlimited, Maximum Ram Cache Size=unlimited, setelah itu klik Enabled. Apabila settingan sudah benar makan akan muncul tulisan Running seperti gambar dibawah ini.
Gambar 3.13 Tampilan Web Proxy

13.  Setelah selesai setting web proxy kemudian setting NAT rule untuk membelokkan semua aktifitas internet ke web proxy tersebut dengan langkah, pilih menu IP kemudian Firewall pilih tab NAT klik tanda + (warna merah) sehingga muncul NAT Rule, pada tab general  isikan pada Chain=dstnat , Protocol=6(tcp), Dst Port=80, kemudian klik tab Action isikan Action=redirect,  To Ports=8080.
Gambar 3.14 Tampilan Nat Rule
14.  Setting Hotspot, pilih menu IP kemudian pilih Hotspot, selanjutnya pada tab Servers klik Profiles sehingga muncul Hotspot Server Profiles, kemudian tekan tanda +(warna merah) ,pada tab General isikan Name=Hotspot, Hotspot address=192.168.1.254, DNS Name=tedc.net, HTML Directory=hotspot, HTTP Proxy=127.0.0.1 , HTTP Proxy Port=8080. Kemudian pada tab Login Centang HTTP CHAP, selanjutnya pada tab Radius centang Use RADIUS, centang Accounting lalu tekan OK.
Gambar 3.15 Tampilan Hotspot Profiles

Sabtu, 16 November 2013


Cara Mudah Membuat Jaringan Komputer Kantor - Jaringan merupakan sebuah sistem yang terdiri dari beberapa komputer yang didesain agar dapat berbagi sumber daya (jaringan komputer kantor dengan printer, CPU, berkomunikasi e-mail pesan instan), dan bisa mengakses informasi melalui internet.

2 buah komputer atau lebih yang masing-masing memiliki sebuah kartu jaringan, kemudian dihubungkan melalui kabel maupun nirkabel sebagai medium transmisi data, dan terdapat perangkat lunak sistem operasi jaringan akan membentuk sebuah jaringan komputer kantor yang sederhana. Apabila ingin membuat jaringan komputer yang lebih luas lagi jangkauannya, maka diperlukan peralatan tambahan seperti Hub, Bridge, Switch, Router, Gateway sebagai peralatan interkoneksinya.

Untuk memudahkan anda dalam membuat jaringan komputer kantor maupun dimana saja anda inginkan seperti LAN, warnet, server dll kini telah hadir ebook Cara Mudah Membuat Jaringan Komputer Kantor lengkap disertai gambar sehingga sangat mudah bagi kita untuk memprktikkannya di tunjang dengan bahasa yg mudah dan familiar.
 

Rabu, 13 November 2013

TKJ

Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) adalah program keahlian yang bertujuan membekali peserta didik dengan keterampilan, pengetahuan, dan sikap agar kompeten dalam merakit, menginstall program, merawat dan memperbaiki komputer serta jaringannya.
Siswa TKJ (meskipun belum tamat) mampu bekerja sebagai teknisi komputer dan administrator jaringan di toko/ servis komputer, kantor, hotel, bank atau ISP baik di tingkat lokal (nasional) maupun luar negeri.
TKJ merupakan program keahlian baru di Sekolah-sekolah Menengah Kejuruan (SMK), baik Negeri ataupun Swasta sejak tahun 2004. Wajar jika masyarakat belum banyak mengetahui/memahaminya. Meskipun baru, siswa TKJ SMK diakui kemampuannya oleh kalangan dunia kerja.
Sejak terbitnya kebijakan pemerintah bahwa sekolah kejuruan (dulu SMEA, STM, SMKK, dll) berubah nama menjadi SMK, menimbulkan konsekuensi bahwa setiap SMK memiliki kewenangan yang sama untuk membuka jurusan (bidang keahlian) / prodi (program keahlian) baru atau lebih populer dengan istilah re-engineering.
Program keahlian yang sudah tidak banyak dibutuhkan oleh dunia usaha/industri secara perlahan akan ditutup dan dibuka program keahlian baru sesuai kebutuhan dunia kerja. Dengan demikian tidak ada lagi perbedaan antara SMK eks SMEA, STM, SMKK atau lainnya. Setiap SMK dapat membuka program yang dulunya hanya ada di sekolah kejuruan lain. Sebagai contoh SMK eks SMEA boleh membuka jurusan (bid. keahlian) teknik seperti TKJ, multimedia, elektro, dll. Sebaliknya SMK eks STM boleh membuka tata boga, tata busana ataupun kecantikan.
SMK biasanya memiliki Visi dan Misi untuk mencapai tujuan pembelajarannya.
Visi
Mewujudkan tenaga profesional bidang teknik komputer dan jaringan, yang memiliki keunggulan lokal dan mampu bersaing di pasar global.
Misi
*Menyelenggarakan pembelajaran yang berkualitas dengan pelayanan prima
*Melaksanakan sertifikasi baik tingkat nasional maupun internasional
*Menjalin kerjasama dengan dunia usaha dan industri dalam pelaksanaan praktik serta penyerapan tamatan
*Menciptakan & mencarikan peluang kerja